Tafsir Nurul Huda karya K.H. R. Mudhar Tamim (1916-2000) merupakan karya tafsir lokal berbahasa Madura […]
Tafsir Nurul Huda karya K.H. R. Mudhar Tamim (1916-2000) merupakan karya tafsir lokal berbahasa Madura yang sangat […]
Artikel Terkait
Headlines
Kategori: Living Qur’an/Sosio-Antro
Genealogi Tafsir Nurul Huda: Menelusuri Akar Rujukan dan Sanad Pemikiran
Tafsir Nurul Huda karya Mudhar Tamim (1916-2000) merupakan salah satu adikarya tafsir Al-Qur’an yang memiliki […]
Genealogi Keilmuan dan Transformasi Teologi: Analisis Kutipan Tafsir Nurul Huda terhadap Hasyiah al-Bajuri
Tafsir Nurul Huda karya Mudhar Tamim (1916-2000) dan Hasyiah al-Bajuri karya Ibrahim bin Muhammad al-Bajuri […]
Dinamika Pemikiran Tafsir Nurul Huda: Dialektika antara Rasionalisme al-Manar dan Tradisi Lokal
Tafsir Nurul Huda karya Mudhar Tamim merupakan mahakarya tafsir keagamaan berbahasa daerah Madura yang unik […]
Perjalanan Sejarah dan Transformasi Tafsir Nurul Huda Karya Mudhar Tamim
Tafsir Nurul Huda merupakan salah satu karya tafsir Al-Qur’an berbahasa Madura yang disusun secara cermat […]
Al-Qur’an yang Menubuh: Praktek Mengonsumsi Al-Qur’an Pada Ana’ Mangaji Bugis
Perbedaan wilayah geografi dan budaya dengan asal kelahiran teks yang diresepsi dapat menghasilkan keragaman cara […]
Tafsir Lontara: Jejak Intelektual Agh. Muhammad As’ad di Tanah Bugis
Jejak intelektual Islam di Nusantara seringkali terukir dalam bentuk adaptasi dan kontekstualisasi. Al-Qur’an yang diturunkan […]
Living Qur’an dan Memori Kolektif: Bagaimana Al-Qur’an Hidup di Tengah Tradisi Lisan
Suatu malam di sebuah desa di pesisir, listrik padam. Namun, di surau kecil yang berada […]
Pesan Pendidikan dalam Tafsir Bugis: Menyelami Pemikiran Anregurutta Abdul Muin Yusuf
Biografi Singkat Anregurutta Abdul Muin Yusuf Anregurutta Abdul Muin Yusuf, atau Anregurutta Kali Sidenreng, adalah […]
Mengenal Tafsir Pase: Tafsir Nusantara Pertama dalam Nazam (Sajak) Berbahasa Aceh
Sulit sekali menemukan kitab-kitab tafsir yang berbahasa Indonesia apalagi dalam bahasa daerah sebelum abad ke-20. […]
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.


