Setiap pagi, di surau-surau Minangkabau dan pesantren-pesantren Jawa, suara lantunan Al-Qur’an memenuhi udara. Para santri […]
Setiap pagi, di surau-surau Minangkabau dan pesantren-pesantren Jawa, suara lantunan Al-Qur'an memenuhi udara. Para […]
Artikel Terkait
Headlines
ibihtafsir.ID
Gema Lisan dalam Teks Abadi: Rekonstruksi Epistemologis Struktur Qur’ani Melalui Lensa Teori Oral-Formulaik dan Analisis Linguistik Komputasional
Dalam studi Islam kontemporer, perdebatan mengenai asal-usul dan struktur teks Al-Qur’an sering kali terjebak dalam […]
Mewujudkan Kesetaraan dalam Relasi Suami Istri: Analisis Mubadalah terhadap Konsep Ladang dalam QS. Al-Baqarah 223
Ada satu ayat Al-Qur’an yang kerap memantik perdebatan panjang dalam wacana kesetaraan gender, yaitu dalam […]
Menelusuri Adab dari Laknat Abu Lahab: Analisis QS. Al-Lahab dalam buku Tafsir The Qur’anything
Pendahuluan Dalam kehidupan sosial, mencaci dan melaknat sering kali menjadi respons spontan ketika seseorang merasa […]
Membuka Tabir Makna Tersembunyi Al-Qur’an: Mengenal Tafsir Isyari dan Tradisi Sufistik dalam Penafsiran Al-Qur’an
Pernahkah kita bertanya-tanya, apakah setiap kata dalam Al-Qur’an hanya memiliki satu makna yang tersurat? Atau […]
Kritik Falsifikasi Popper atas Verifikasi Ayer dalam Pembacaan QS. Al-Anbiyā ayat 30: Sebuah Analisis Epistemologis
Pendahuluan: Pertemuan Teologi dan Kosmologi Modern Dalam ajaran Islam, Allah Subḥānahu wataʿālā digambarkan sebagai Al-Khaliq, […]
Abraham dalam Tradisi Islam: Intertekstualitas, Reorientasi Teologis, dan Tipologi Kenabian Muhammad
Pendahuluan Kisah para nabi dalam tradisi Islam tidak hanya berfungsi sebagai narasi sejarah keagamaan, tetapi […]
Mitos Sinonim dalam Al-Qur’an: Membaca Teori Asinomitas Aisyah Bintu Syathi’
Konon katanya, perempuan adalah makhluk yang paling sering mengatakan: “semua laki-laki sama saja.” Ungkapan ini, […]
Paradigma Nasakh-Mansukh Jasser Auda: Dari Normatif Menuju Kontekstual
Diskursus nasakh-mansukh atau yang biasa disebut dengan abrogasi mendapatkan kritikan tajam di era kontemporer. Nasakh […]
Tafsir di Ujung Jari: Antara Kemudahan Akses dan Krisis Otoritas Keilmuan
Pendahuluan Dua puluh tahun lalu, ingin memahami tafsir Al-Qur’an berarti harus duduk berjam-jam di majelis […]



























