Bayangkan sebuah pengajian yang hanya menyediakan ceramah lisan tanpa teks, juru bahasa isyarat, atau media […]
Bayangkan sebuah pengajian yang hanya menyediakan ceramah lisan tanpa teks, juru bahasa isyarat, atau media visual. […]
Artikel Terkait
Headlines
ibihtafsir.ID
Iman yang Tidak Pandai Berdebat
Ada kejanggalan kecil yang kadang muncul dalam percakapan agama. Seseorang yang rajin salat, menjaga hubungan […]
Dekonstruksi Tafsir Fāḥishah dan Pemetaan Ulang Moralitas Politik dalam Narasi Kaum Luth
Ilmu pengetahuan modern menunjukkan bahwa pengalaman seksual manusia memiliki kompleksitas yang tidak sepenuhnya terwakili oleh […]
Evolusi Jilbab: Pendekatan Neo-Evolusionisme Multilinear atas Penafsiran QS. Al-Aḥzāb [33]: 59
Sepanjang sejarah peradaban, pakaian senantiasa merefleksikan nilai-nilai yang hidup di dalam masyarakat. Apa yang dikenakan […]
Pembaruan Semantik dan Kritik Naskah dalam Mengurai Varian Redaksi Tafsir Al-Baghawi Q.S. Al-Baqarah 115
Pendekatan Semantik dan Urgensi Pembaruan Studi Tafsir Perkembangan kajian Al-Qur’an kontemporer saat ini menuntut adanya […]
Gus Dur, NU, dan Wacana Tafsir Baru: Dari Maqāṣid al-‘Ām hingga Waqā’i‘ al-Khāṣṣ
Di tengah perdebatan mengenai formalisasi agama dan tuntutan kontekstualisasi ajaran-ajaran Islam, pemikiran Abdurrahman Wahid (1940-2009) […]
Membaca Ulang Ayat Riba: Benarkah Bunga Bank Haram?
Setiap bulan, gaji masuk ke rekening bank. Sebagian orang menyimpan uang untuk kebutuhan masa depan, […]
Antara Doa dan Tanya: Cara Para Mufasir Membaca Keheranan Nabi Zakariya
Di antara kisah para nabi, doa Nabi Zakariya a.s. termasuk yang paling menyentuh. lelaki yang […]
Tidak Semua yang Bisa Dipertanyakan Harus Dikejar
Ada satu bagian dalam al-Iqtiṣād fī al-Iʿtiqād yang membuat saya berhenti sejenak. Semula al-Ghazālī sedang […]
Ketika AI Menjadi “Mufasir Baru” Batas Semantik Izutsu dan Hermeneutika Digital Al-Qur’an
Mufasir Instan di Layar Ponsel Kecerdasan buatan saat ini tidak lagi sekadar sebatas membantu menulis […]




























