Latar Belakang Perkembangan Tafsir Indonesia Perkembangan tafsir Al-Qur’an di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari jasa […]
Latar Belakang Perkembangan Tafsir Indonesia Perkembangan tafsir Al-Qur’an di Indonesia tidak dapat dilepaskan […]
Artikel Terkait
Headlines
ibihtafsir.ID
Istikhlāf Bukan Lisensi Eksploitasi: Membaca Ulang QS. Al-Baqarah [2]: 30 di Tengah Krisis Iklim
Laporan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menunjukkan bahwa suhu rata-rata permukaan bumi pada tahun 2023 telah […]
Ketika Tafsir Menjadi Viral: Pergeseran Otoritas Keagamaan di Era Media Sosial
Di era digital, Al-Qur’an tidak lagi hanya hadir di ruang-ruang pengajian, masjid, atau forum kajian […]
Pergeseran Makna Kata “Sayyârah” dalam Penerjemahan Al-Quran: Melacak Jejak Digital dan Kognitif Antara Logika Mesin dan Manusia
Di era digital, penerjemahan Al-Quran memperlihatkan dialektika menakjubkan antara logika algoritma mesin dan ketajaman kognitif […]
Dolar Naik, Tawakal Diperdebatkan: Membaca Kontroversi Narasi Rezeki di Tengah Kecemasan Ekonomi
Ketika Tweet Spiritual Membentur Dinding Realitas Beberapa hari terakhir, jagat media sosial dihangatkan oleh sebuah […]
Kritik Tafsir: Telaah Kritis Terhadap Penggunaan Kutipan Ayat Q.S Al-Baqarah [2] 286 sebagai Motivasi Bagi Orang yang Tertimpa Musibah
Al-Qur’an sebagaimana yang disepakati oleh umat Islam merupakan sumber otoritasi tertinggi yang menjadi pedoman dalam […]
Pendekatan Psikologi dalam Tafsir Kontemporer: Menimbang Peluang dan Problematika Integrasi Psikologi dalam Studi Al-Qur’an
Salah satu isu yang berkembang dalam studi Al-Qur’an kontemporer adalah upaya menghubungkan teks Al-Qur’an dengan […]
Membaca Ulang Figur Isa Al-Masih Melalui Dua Kitab Suci: Catatan dari Buku Salih Akdemir “Kitab-ı Mukaddes ve Kur’an-ı Kerim’e Göre Hz. İsa”
Di antara sekian banyak figur yang pernah menghiasi sejarah peradaban manusia, barangkali tidak ada yang […]
Dari Nuqthah al-I’jām ke Kode Biner: Adaptasi Epik Arsitektur Ortografi Arab dalam Melintasi Zaman (Bagian 3)
Perjalanan aksara Arab dari fase formatifnya hingga era layar digital bukanlah sebuah garis lurus […]
Ketika Tekstualitas Menggigit Empunya: Genealogi Radikalisasi Manāhij al-Adab Amīn al-Khūlī dalam Hermeneutika Subversif Naṣr Ḥāmid Abū Zayd
Pendahuluan: Ledakan Logis dari Dalam Artikel ini berargumen bahwa tragedi intelektual yang menimpa Nashr Hamid […]



























