Tradisi tafsir yang bersifat genealogis memiliki karakter relasional yang tidak sesederhana mengikuti maupun menolak. Terdapat […]
Penulis: Krisna Hadi Wijaya
Dari Al-Qur’an ke Ilmu: Maqāṣid dan Objektifikasi dalam Membaca Realitas
Dalam wacana modern tentang relasi agama dan ilmu pengetahuan, Islam memiliki tradisi intelektual yang kaya […]
Hanya Berpijak, Bukan Menjiplak: Membaca Anwār al-Tanzīl Sebagai Puncak Eksistensialisme al-Bayḍāwī
Ambivalensi utama dalam studi Anwār al-Tanzīl karya Nāṣir al-Dīn al-Bayḍāwī (w. 691/1292) terletak pada struktur […]
Yang Membela dan Yang Menggugat: Polemik Kemaksuman Nabi dalam Q. 109 antara al-Zamakhsharī, al-Bayḍāwī, dan Para Komentatornya
Dalam wacana tafsīr tradition, relasi genealogis antara seorang penafsir dengan pendahulunya sering kali tidak bergerak […]
Dari Bahasa ke Riwayat: Reposisi Metodologis al-Bayḍāwī atas Qirā’āt dalam Bayang-bayang al-Zamakhsharī
Relasi antara teks wahyu dan struktur Bahasa Arab sering kali dilihat sebagai hubungan yang bersifat […]
Melampaui Otoritas al-Kashshāf: Anwār al-Tanzīl dalam Tradisi Tafsir dan Rekonstruksi Linguistik
Dalam bentang historiografi tafsir Al-Qur’an, posisi Anwār al-Tanzīl wa Asrār al-Ta’wīl karya Nāṣir al-Dīn al-Bayḍāwī […]
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.





