Ayat-ayat Monogami Buya Hamka, ditulis oleh seorang Penulis Mega Bestseller Negeri 5 Menara, A. Fuadi. […]
Pendahuluan Dua puluh tahun lalu, ingin memahami tafsir Al-Qur’an berarti harus duduk berjam-jam di majelis […]
Artikel Terkait
Headlines
ibihtafsir.ID
Validasi Emosi dan Teologi Non-Judgemental: Analisis QS. Maryam 23-26 dalam Tafsir Ibn ‘Āsyūr
Narasi kelahiran Nabi ‘Īsā dalam QS. Maryam 23-26 memuat salah satu ekspresi emosional yang kuat […]
Sufisme Buya Hamka di Balik Tafsir Ayat Poligami
Pertama, saya sangat menyukai gaya tulisan Mas Fuadi ini. Saya sebenarnya bisa menyelesaikan bukunya dalam […]
Qalb dan Krisis Makna: Tafsir Sufistik Al-Qur’an dalam Dialog dengan Filsafat Eksistensial Modern
Penelitian psikologi menunjukkan bahwa sense of meaning atau perasaan bermakna dalam hidup menjadi salah satu […]
Poligami dan Krisis Adab: Membaca Tafsir Al-Azhar dalam Perspektif A. Fuadi, Adian Husaini, dan Syed M. N. Al-Attas
Dari tafsir Buya Hamka poligami bukan sekadar soal izin agama, tetapi cermin dari bagaimana manusia […]
Melacak Genealogi Popularitas Hermeneutika Nasr Hamid Abu Zayd dalam Studi Qur’an Indonesia
Magnum opus Nasr Hamid Abu Zayd yang berjudul Mafhūm al-Naṣṣ: Dirāsah fī ‘Ulūm al-Qur’ān (1990) […]
Dari Trauma Poligami Menuju Seruan Monogami: Analisis Pemikiran Buya Hamka dalam Buku Ayat-Ayat Monogami karya A. Fuadi
Trauma sering kali lahir dari pengalaman hidup yang mengguncang perasaan dan meninggalkan luka batin yang […]
Menggugat Narasi Penciptaan Perempuan dari Laki-Laki: Telaah QS. An-Nisā’ [4]: 1
Dalam data terbaru menunjukkan bahwa ketimpangan gender di Indonesia masih menjadi persoalan serius dan struktural. […]
Counter-Cultural Tradisi Poligami oleh Hamka dalam Narasi Biografis Tafsir al-Azhar
Fuadi menerbitkan buku terbarunya yang berasal dari penelitian tesis beliau. Buku ini membahas mengenai penafsiran […]
Otoritas Tafsir dan Pengalaman Perempuan
Persoalan mengenai siapa yang memiliki otoritas untuk menafsirkan Al-Qur’an merupakan salah satu tema penting dalam […]









