Gaung wacana fungsional Al-Qur’an dalam dimensi praksis teks kian masif, seiring dengan spirit zaman yang […]
Pendahuluan Pendidikan bukan hanya tentang menyampaikan pelajaran dari guru kepada murid. Lebih dari itu, pendidikan […]
Artikel Terkait
Headlines
ibihtafsir.ID
Orality Sekunder dalam Tafsir Digital: Perbandingan Gaya Gus Baha dan Quraish Shihab Perspektif Walter J. Ong (2003)
Esai ini merupakan bagian kedua dari serial kajian tafsir digital, yang sebelumnya telah mengulas pengaruh […]
Interferensi Toxic antara Al-Quran dan Sains: Mengulas Kritik Ziauddin Sardar terhadap Bucaillisme
Tesis Bucaille yang viral dan diterima oleh muslim dunia, tidak kemudian dipandang positif oleh Ziauddin […]
Dari Halaqah ke ‘Majelis’ Digital: Perkembangan Media Tafsir dalam Perspektif Marshall McLuhan (1980)
Tulisan ini merupakan bagian pertama dari dua esai yang membahas bagaimana tafsir digital berkembang dalam […]
Mengenal Magnum Opus Maurice Bucaille: Analisis Epistemologis “The Bible, The Quran, and Science”
Terbitnya karya berjudul “La Bible le Coran et la Science: les Écritures Saintes Examinées à […]
Unsur Patriarkal Tafsir Sufi Ayat Darajah dalam Tafsir Raḥmat min al-Raḥmān
Selain ayat qawwām, poligami, waris, dan nushūz yang sering ditafsirkan ulang untuk membuktikan perspektif feminisme […]
Reinterpretasi Makna Ūlā dan Ākhirah Perspektif Yudian Wahyudi: Tafsir Kontekstual QS. Adh-Dhuha/93: 4 dalam Transformasi Akademik
Sebagai seorang akademisi, kyai, sekaligus rektor UIN Sunan Kalijaga (2016-2020), Yudian Wahyudi menghidupkan pesan surah […]
Mendiskusikan Kembali Tafsīr Ilmī Kementerian Agama (3) Al-Baẖr al-Masjūr: Tentang Familiaritas dan Tafsir Klasik yang Menemui Ajalnya
Redaksi al-Baẖr al-Masjūr masih bertautan dengan rangkaian ayat sebelumnya yang mengekspresikan sumpah Tuhan pada objek-objek […]
Mendiskusikan Kembali Tafsīr Ilmī Kementerian Agama (2) Ayat Kauniyah: Definisi dan Pengaruh Modernitas yang Tidak Bisa dilepaskan
Saya akan mulai dengan menyatakan bahwa istilah ayat kauniyah tidak bisa dilepaskan dari kehadiran tafsīr […]
Mendiskusikan Kembali Tafsīr Ilmī Kementerian Agama (1) Al-Masjūr dan Rangsangan Pertanyaan Reflektif terkait Tafsīr ilmī
Setelah membaca tulisan Hani Fazlin yang mempertanyakan akurasi pemilihan ayat dan metodologi tafsir yang digunakan […]









